Posts

Showing posts from 2013

Pelayanan Tata Laksana dan Koor

Image
Semakin berbakti dan beriman kepada Allah Tritunggal Mahakudus kiranya itulah harapan kita masing-masing. Untuk itu perlu diwujudkan atau dinyatakan dalam tindakan pelayanan. Pelayanan umat Lingkungan Santo Yohanes Baptista adalah sebagai berikut: Bulan Juni : Minggu, 02 Juni : Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus TATALAKSANA pada misa pukul 07:30 pagi. Minggu,30 Juni : Minggu Biasa XIII KOOR pada misa pukul 17:30 sore Bulan Agustus: Minggu,4 Agustus: Minggu Biasa XIX TATALAKSANA pada misa pukul 17:30 Minggu,18 Agustus: KOOR pada misa pukul 5:30 (Bahasa Jawa) nb : Pukul 7:30 pagi adalah misa penerimaan Krisma. Demikian rangkaian pelayanan umat Lingkungan St. Yohanes Baptista. Terima kasih atas kesediaan umat untuk bersama-sama melayani pekerjaan Allah Tritunggal.  

Agenda Rohani Mei

Bulan Mei adalah bulan Rosario. Bulan yg secara khusus digunakan untuk menghormati Bunda Maria yang adalah bunda Penebus. Untuk itu umat Lingkungan St. Yohanes Baptista ikut berperan serta dgn berdoa rosario. Doa rosario diadakan di masing-masing blok. Yaitu blok Brintik, Blok Dukuh dan Blok Nogosari. Doa rosario bersama semakin lengkap karna tahun 2013 ini dicanangkan sebagai Tahun Iman oleh Paus emeritus Benediktus XVI. Selain itu Komlit Keuskupan Agung Semarang juga menjadikan bulan Mei ini sebagai bulan Katekese Liturgi. Karenanya setiap doa rosario diberikan renungan juga terkait tema harian bulan katekese liturgi. Harapannya umat Katolik semakin menjadikan Liturgi Ekaristi bagian dari hidup beriman dan mampu menggelorakan penerapan dalam hidup sehari-hari. Tuhan Yesus memberkat

Sejarah

Tahun 2000, tepatnya bulan Juni tanggal 22, secara resmi blok Nogosari,Brintik, dan Perumahan berdiri sebagai lingkungan. Sebelumnya bergabung dalam wilayah Santa Maria, Gancahan. Dengan segala daya upaya dan peran aktif beberapa umat di blok ini secara resmi menjadi sebuah lingkungan yang mandiri. Pada awalnya berjumlah 50an Keluarga Katolik. Dengan dimotori oleh bapak Paulus Subardjo, bapak Yohanes Baptista Suhardi, bapak Antonius Markijo, juga (alm.)bapak Suhanto, mereka merintis kepengurusan lingkungan ini.